Jalan Berliku Ketua Baru

Sejak pertama melihat Nuril, dia seperti pertama bertemu, apa ya rahasianya? Itu kalimat pertama saya saat mengomentari postingan Anugrah Roby Saputra di halaman Facebook FLP Aceh. Pertama jumpa sama Nurul (biasa saya panggil nuril itu nurul karena nuril nama yang nggak mainstream) bukan jumpa orangnya. tapi tulisan-tulisannya yang mantap-mantap di buku-buku toko buku seluruh Indonesia.

Sebelum saya masuk FLP saya sudah membaca tulisan nurul di bukunya Rumah Matahari Terbit. ratusan tulisannya yang membangun di facebooknya dan blog beliau. saya paling tidak bisa menulis dengan tempo yang seperti beliau tulis. tenang, menghanyutkan bergizi dan penuh pencerahan.

saya sempat berimaji nuril itu bagaimana ciri-cirinya. saya pikir tinggi, menakutkan dan agak lembah lembut.saya juga pernah berpikir beliau kakak-kakak yang sudah sangat dewasa dan berwibawa.

Akhirnya pada hari minggu di suatu tanggal. Flp Buat acara mingguan menulis dan pematerinya beliau. saya bela-belain datang meninggalkan teman saya yang ajak mancing, demi pertama kali bertemu Nuril. rupanya bukan seperti yang saya bayangkan. Nuril itu tegas, tidak lemah lembut dan bahasa Inggrisnya lancar (kalimat tidak paralel).

Baru beberapa bulan saya bergabung di Flp, sudah ada pemilihan ketua baru. Saat itu Nuril Menolak jadi ketua, katanya sibuk, entah mau koas, entah ke Autralia. terpilihlah Anak kampung pikiran Global Ibnu Syahri Ramadan.

Bangga Saja kami Flp punya Nuril, beliau pemberani dan tangguh. tulisan-tulisannya langsung mengena sasaran tapi tidak menyakiti. Kritis lagi. kerenlah pokoknya. semoga dengan terpilihnya Nuril Flp makin semangat. dan banyak melahirkan buku-buku dan melahirkan anak sendiri bagi yang putri-putri.



Popular posts from this blog

Ae Dil Hai Mushkil : Hati yang Tak Pernah Patah, Tak Bisa Membuat Puisi Bagus