Terima Kasih Pada...#PenaKamiTidakPuasa


Yang pertama sama Allah dong! Udah di berikan umur, kesehatan, kegantengan, uang yang banyak di bank (bukan uang Aku), adek-adek yang ganteng, motor yang cepat sehingga sering pergi kerja kecepatan selalu.

                Kedua kepada Rasullulah Shalallahu Wassallam, yang telah menyampaikan risalah Islam, Agama yang sempurna, yang membuat kita sehat, tenang hati, nyenyak tidur dan tidak menjijikan hidup di muka bumi ini.
                Ketiga pada Ayah yang telah mengajarkan bagaimana cara pup tidak buka semua celana. Sehingga pup di Wc umum sudah agak cepat tidak kayak umur Sembilan tahun lagi. Ayah telah mencarikan aku tiga pekerjaan. Pekerjaan yang kusayang sebagai kontraktor dan satpam kantor dan pekerjaan sedikit kubenci tapi rindu sebagai guru. Selain itu sekarang kerja di PPS pemilu dan berhasil mengacaukan data orang kampong sendiri. Tapi tidak apa, walaupun di bilang gila sama pak lurah, InsyaAllah semua akan baik-baik saja.

                Terimakasih selanjutnya kepada Birrul Walidain yang mau jemput saya pada waktu habis bensin di depan taman Putroe Phang. Kalau tak ada birul mungkin saya masih disana.

                Kemudian pada bang Rahmad Idris yang sudah membakar semangat saya menulis buku, hingga hampir berhasil satu dan InsyaAllah ada satu lagi tahun ini entah tahun depan.

                Tidak lupa pula pada bang Muhadzier Maop, yang sudah bilang di depan tanda baca ada sepasi. Hilal tox juga berjasa. Tapi lupa saya jasanya apa. Berjasa deh pokoknya.

                Kepada ustad Amri Fatmi terimakasih, berkat Ustad saya sudah agak jinak sedikit, tidak liar seperti dulu, sekarang sudah rajin Jamaah, rajin baca Qur’an dan rajin kepengajian.

                Juga hampir lupa pada ustad Zamzami yang mengajarkan saya ngaji. InsyaAllah sudah juz delapan ustad. Engkau telah mentahsin bacaan sehingga Ha tidak terbalik-balik lagi bacanya.

                Mama telat di sebutkan, Astagfirullah! Mama masakannya enak, tiada tiganya di dunia ini. yang sudah membelikan baju, termos dan alas kasur yang nyaman.

                Kepada para reader saya semuah! I lop You Pull!!! Yang bilang tulisan saya bagus. Karena kalianlah saya tetap semangat!

                Kepada teman teman SMA Anak Bangsa Lampenerut letting lima. Yang masih mau mendengar keluh kesah, lawakan-lawakan dan ejekan yang kalian tidak marah, terimakasih karena berkat kalian kita tamat kuliah. Munawir yang ceria, munawar yang muka imut tanpa dosa, Adam yang ya Salam, Mardinur yang mirip messi dari benua dimana Mesir berada, Badli yang ambisius, Martunis yang calon Aulia, 
Muhammad Mahijir yang baru tunangan, Alfian yang di perpajakan, Mirzan yang anak papa-mami, Mizaj yang sudah mengajar, Idra yang kadang-kadang kerumah, Heri yang sudah anak dua, Arvit yang sudah terkena virus jawa dan lain-lain yang tidak disebut jangan marah.

                Teman-teman kuliah di TEN UIN Ar-Raniry yang sudah beberapa bulan tidak jumpa, apakabar semua? Kapan buka puasanya euy!! Ya! Waktu magrib lah bukanya. (tanyeng keudroe jaweb kedroe) Munim, shank, Ihsan, Imam, Nia, Suci, Atun, Oka, lia, nurul-nurul dan kakak dan abang letting.

                Anak-anak FLP! Telat banget ingatnya. Walaupun disana tidak banyak yang anak-anak lagi. Letting baru yang semangatnya berapi-rapi. Disini banyak saya temukan teman baru, buku baru dan pengalaman baru. Banyak calon ulama masa depan di sini. Banyak orang yang waras, orang yang peduli lingkungan, peduli masa depan rakyat terutama remaja. Ada juga pemerhati binatang, seperti aku ini binatang jalan, dari kumpulan yang terbuang.

                Teman-teman CHELSIGLI juga mantap-mantap. Setidaknya kita bisa tertawa riang gembira bersama-sama. Poen, Pangeran torres, Mado, Sidqi dan trionya, Agung dan BASECAMP kita mantap. Mewah dikit Wak!

                Dan akhirnya tulisan saya ini saya tujukan pada saya. Karena saya ulang tahun. Happy birthday to Me…   

Popular posts from this blog

Ae Dil Hai Mushkil : Hati yang Tak Pernah Patah, Tak Bisa Membuat Puisi Bagus