Jodha Akbar Siapa?

Perkawinan beda agama sudah ada sejak lama. Salah satu yang sangat menggemparkan terjadi di India tahun 1570an. Raja Jalaluddin Muhammad Akbar, Raja  putra dari Sultan Humayun dan cucu dari Sultan Mogul Zaheeruddin Muhammad Babur, penguasa yang mendirikan dinasti Islam Mugol di India. Dia menikah dengan Jodhaa, putri raja Rajput  yang beragama Hindu.

            Versi modern juga sudah di filmkan berjudul Raahjhanaa.  Dan cerita Saga Mogul di paragraf pertama diatas juga sudah difilmkan. Judul filmnya Jodha Akbar. Kalau kita membaca kisahnya di Wikipedia, kayaknya kalah film ini setelah menontonnya. Diwiki kayaknya lebih wah.

            Menarik sekali kalau kita ikuti bagaimana sejarah kedigjayaan Islam di masa lalu. Rasanya kita ingin lahir disana, dan mati saat islam sedang jaya-jayanya di India. Hubungan antar Negara-negara Islam sangat akrab. Gak kayak sekarang, sesame islam malah saling serang dan ada juga yang Negara islam bantuin kafir untuk nyerang Negara islam lain. Huff! C33b3LL!

            Mungkin inilah mudharatnya kalau kita menikah beda agama Raja Jalaluddin yang sejak kecil sangat taat, disampingnya selalu ada ulama terbaik yang selalu menasehatinya kemana-mana bahkan saat perang - Seperti yang di praktekkan Khalifah Al-Fatih saat menaklukkan Byzantium. Seharusnya Zaini-dan Muzakkir juga begini, bawa Ulama kemana-mana kalau pergi, jadi gak milih sendiri keputusan, apa pilih Prabowo apa Jokowi-

karena Jalaluddin tidak mengajak diskusi para ulama saat menikahi orang hindu. Dia terima saja tawaran menikah yang tidak dianjurkan dalam agama itu. Menyebabkan para Gubernur di beberapa daerah kekuasaan Mogul berontak. Keputusan gegabah itu juga ditolak para ulama dan abangnya sendiri. Adham Khan.

Sedikit demi sedikit, putri Hindu ini yang diperankan Aiswaria ray mulai memasukkan ajaran hindu ke Imperium Mogul, suruh buat patung Krisna di dalam kamar lah, doa-doa lah, puja-puja api lah, buka auratlah sehingga  terpengarulah raja jalaluddin menggabungkan Islam dan Hindu.

Dalam film tiga jam, tiga puluh tiga menit dan lima puluh Sembilan detik ini Jalaluddin Muhammad Akbar diperankan Hitrik Roshan. Pemimpin yang tegas yang melemparkan abangnya sendiri yang korupsi dan membunuh perdana mentri. Dia melemparkan abangnya Adham Khan dari lantai tiga Istana Mogul yang mewah, mungkin karena itu istana raja-raja dulu dibangun megah, supaya bisa melempar kakak kandung raja sendiri kalau korupsi dan menghabisi nyawa orang. Padahal dulu, pas sebelum menikah, Raja Jalal menghukum orang yang salah dengan mengirim mereka ke Haji.

Film ini mengambil tempat di bekas kerajaan Mogul, dibuat seolah-olah disini masih utuh, Cuma lupa di cat aja. Kalau di cat biru atau pink, mungkin akan lebih keren. Setidaknya kita bisa sedikit mendapatkan bagaimana gambaran keindahan arsitektur, kondektur dan instruktur kejayaan islam di Agra dulu.

Film ini baik dan bagus untuk semua kalangan masyarakat. Para pemimpin, tentara, sejarawan/sejarawati dan masyarakat awam seperti saya. Ini baik karena mengajarkan toleransi dan bagaimana sebaiknya kita menghargai orang.





             

Popular posts from this blog

Ae Dil Hai Mushkil : Hati yang Tak Pernah Patah, Tak Bisa Membuat Puisi Bagus