Film Paling Seru 2016 Yang Saya Nonton (Jilid dua)



Dari film-film baru, sebernarnya bukan film baru, tapi baru di nonton. Seperti baju baru. Baru kita lihat dia memakai baju itu. Makanya saat kita bilang, “baju baru ya?” ya dia jawab, baru lihat. Iya seperti yang kuliah. Di kedokteran. Saat kita tanya. Kamu dokter ya? Iya, dokter.... hewan.
Bicara soal hewan ada film tentang kehewanan, yaitu film Tarzan. Manusia yang hidup dikalangan hewan tapi bukan pekerja peternakan. Kali ini film tarzan terlalu menyedihkan sehingga sampai tulisan ini ke indra pemirsa, saat belum habis menontonya.


Ceritanya bermula di Kongo. Tarzan terbesarkan di hutan itu, dirawat oleh gorilla yang baik. Gorila yang jahat membunuh keluarganya. Dia dimusuhi gorila jahat dan tumbuh bersama anak gorila yang baik. Setelah akil baligh dia sudah bisa bahasa hewan dan nyanyian burung.
Sehingga keindahan itu berlalu saat inggris mau mencari hasil alam Kongo dan memperbudak masyakarat yang mati lampu dalam badan itu. Lalu terjadi tembakan dan pengejaran dan Tarzan yang diawal film sudah civilized yang sudah pakai baju dan sudah bisa bahasa Inggris sopan. Tapi harus kembali ke hutan karena Solo tidak aman. #eh?

Lalu terjadilah peristiwa menyedihkan. Penembakan gorila dan kepala suku yang menolong Tarzan saat di pukuli gorila jahat. Ada juga pembakaran rumah-rumah sehingga ini membuat saya sedih dan memutuskan tidak melanjutkan menonton.

Lalu ada film yang biasa saja berjudul Ghostbuster. Film ini sekelas film PIXEL, sedikit lucu tapi tidak terlalu, ada pemeran Thor yang setengah bencong, ada artis-artis yang sukses dimasa suksesnya. Beberapa sudah lanjut usia. Dan cukuplah sekali nonton, walaupun lebay dan hantunya sedikit diilmiahkan.


Tapi jangan khawatir pemirsa, ada film yang bagus juga bulan ini. Film Jackie Chan teranyar, Skiptrace. Dia kali ini berduet dengan aktor nomor dua Jackass. Karena Steve O sudah meninggal. Johnny Knockville! Yang mirip sama Jack Nicholson sewaktu muda. Petualangan mereka bermula di Macau. Lalu ke China, lalu ke Mongolia dan ketempat-tempat indah lainnya di Asia. Film ini sangat informatif dan bisa membuat kita tertawa dengan gaya khas Jackie Chan, yang beliau suka berantam menggunakan alat –alat sekitar. Yang di tunggu dari Jackie adalah ending film yang ada adegan salah-salahnya.

Popular posts from this blog

Ae Dil Hai Mushkil : Hati yang Tak Pernah Patah, Tak Bisa Membuat Puisi Bagus