Star Trek Beyond : Anak Muda Yang Tidak Tabayyun



Akhirnya ada film bagus awal bulan oktober 2016 ini. Setelah menonton film yang tak jelas seperti Swiss Army Man, beberapa episode Bumi Datar dan film In to The Forest. Saya menemukan film yang baru di dowload Jarnawi, Star Trek Beyond. Seumur hidupnya sudah ada sembilan film star trek, enam diantaranya adalah TV series. Lalu pas diangkat ke layar lebar, film ini meledak, maksudnya banyak adegan ledakan di film ini walaupun bukan michael bay yang sutradarai.



Film ini melejit bagai pesawat antariksa dari angka 8.0 sampai turun ke 7.7 di IMDB (internet movie daerah Bireun). Film akhirnya yang saya nonton tadi. Star trek sebagian sama idenya seperti Star Wars. Tapi star Trek lebih ceritanya pada pesawat Interprece yang suka berkeliling luar angkasa mencari daerah baru, musuh baru dan ide baru. 



Ada aktor Indonesia juga di film ini, Manas nama di film, Joe Taslim nama di asli. Kali ini menceritakan kalau manusia sudah bisa buat planet sendiri. Lupa namanya. Pokoknya planetnya seperti di film  Elysium, ada juga planet yang mirip bumi ada airnya, namanya Nebula.
The Enterprice, pesawat yang dikapteni Kirk, punya banyak kru di area masing-masing. Ada si Lucu, Simon Pegg. Ada juga si gam di Harold and Kumar, Ada Spock, seorang vulcan yang berbicara sangat philosopis dan ilmiah, serperti Sherlock holmes atau pemeran utama Serial The Big Bang Theory. Dan ada aktor pendukung lain yang keren seperti Joe Saldana dan remaja autria yang berbicara masih kental dengan aksen negerinya.

Film Francise ini memang dijaga dengan baik kualitasnya, tidak dirusak seperti film Fantastic 4 dan Independence dayr. Memang ada skript yang bagus dan pemilihan aktor yang sudah berpengalaman dan sudah ada di star trek yang lama. 

Star trek mengusung tema seperti Starwars, tapi Cuma di Star Trek tidak banyak aliennya. Tidak banyak juga pejuangnya. Hanya para manusia dan konfliknya terhadap investor asing..eh maksud saya makhluk asing. Menarik mengikuti ceritanya? Nonton sendiri


 saya bilang sedikit ceritanya biar jangan rugi baca, para penduduk bumi buatan kedatangan sebuah kapal asing yang tidak terdeteksi radar, mereka menerima pesawat itu dan kata awaknya mereka tersesat dan dikejar musuh dan memohon pada manusia negara federasi planet-planet untuk mengantar dia pulang. Tanpa tabayyun (mengecek terlebih dulu kebenaran dan siapa yang membawa berita) langsung mereka mengatakan mau mengantar balik makluk planet ini, disinilah bermula konfliknya. Sampai terjadi pertempuran udara dengan pesawat musuh yang keren seperti hama belalang yang menghancurkan pertanian.

Popular posts from this blog

Ae Dil Hai Mushkil : Hati yang Tak Pernah Patah, Tak Bisa Membuat Puisi Bagus