Wednesday, November 30, 2016

Film 1408: Akibat Tak Percaya Yang Gaib

Tags


Beberapa bulan yang lalu saya membaca buku Stephen King y “On Writing.” Buku yang mudah dibawa karena kecil ini, saya habiskan beberapa bulan dalam membacanya karena disibukkan dengan perkara dunia yang lain.


Didalam buku , Stephen king menceritakan tentang cara dia menulis dan mencontohkannya dengan hasil-hasil tulisannya. Salah satu atau salah berapa karya yang sering disinggung adalah novel Carrie, The Green Mile, 1408 dan Misery. Aku tidak suka film hantu jadi tidak menonton Carrie, karena cover film itu mengerikan. Walaupun yang jadi peran utama film itu cantik Chloe Grace Moretz, tapi aku urung menontonnya. tapi mungkin kalau tak ada film bagus yang bluray minggu ini aku akan nonton juga.



Jadi menontonlah 1408, hantu juga sih. Tapi membuat penasaran karena contoh tulisannya sepenggal yang diedit ada dibuku itu. Jadi putus ceritanya. Saya mahu tahu kelanjutannya. Mencari novelnya tak ada di Sigli. Jadi saya download filmnya saja. Lalu supaya lebih mengerikan film hantunya saya nonton disiang hari, di warung kopi yang banyak pembelinya. 

Film ini bercerita tentang Mike Enslin (john Cusack) yang populer di Aceh karena film hari kiamat 2012. Dia adalah penulis yang tidak percaya hal yang ghaib. Menyelusuri hotel-hotel berhantu seantero amerika, untuk menginap dikamar paling angker dan menuliskan pengalamannya apa yang terjadi dikamar itu saat dia menginap. Buku-bukunya laris, mungkin seperti di Indonesia juga dulu pas jamannya film hantu yang menebar menu utama KFC. #ifyouknowwhatimean.


Beberapa hotel yang rumornya berhantu dia kunjungi dia tidak mendapatkan hantunya. Sampai pada Dolphin Hotel yang menagernya Samuel L Jackson. Kamar yang paling angker adalah kamar 1408. Terhitung 56 mati dikamar itu sejak hotel ini didirikan. Mike bersikukuh ingin nginap dikamar itu walaupun sudah di sogok sama Samuel supaya mengurungkan niatnya. Tapi kebebasan hak asasi manusia dan sedikit pemaksaan akhirnya sang manager hotel mengizinkannya.



Lalu mulailah keanehan terjadi, dari radio nyala sendiri, klasik pintu tertutup tiba-tiba. Suara-suara seperti film hantu biasanya. Sampai nampak hantunya. Yang menariknya syatain ini bisa menampakkan keluarga si Mike disela-sela jendela dan cerobong asap. Akhirnya dia hampir mati di ganggu hantu didalam kamar terkutuk itu, terkutuk karena sudah berhasil membuat saya terkejut beberapa kali. Kalau anda mau terkejut juga, nonton sendiri. Kalau sudah punya suami, nonton berdua!  

Tuesday, November 29, 2016

Zach Galifianakis; Tak Menjaga Bentuk Badan Tapi Sukses Di Hollywood

Tags


Beberapa aktor tidak cocok ditempatkan sebagai pemeran utama, tapi dialah yang menghidupkan beberapa film. Zach Galifianakis, Chris Tucker, Martin Lawrence dan Helena Bonham Carter misalnya.


Karena belum keluar film yang bagus di torrent akhir-akhir ini, saya mengikuti film si Zach Galifianakis. Tau kan siapa dia? Itu loh yang jenggotan di film Hangover. Dia keturunan Yunani, mengawali karirnya dengan susah payah sebagai stan up comedian dan baru dikenal di film saat membintangi beberapa serial televisi biasa-biasa saja dari 1997 sampai 2007. Baru dia kelayar lebar, itu pun film yang juga biasa-biasa saja sampai ditahun 2009 baru dia menjadi aktor terkenal dengan film komedi mega-hit the Hangover.


Peran menjadi orang yang agak sedikit terbelakang mental, bodoh, lugu dan menyebalkan cocok untuknya di film. Dia di Hangovers berperan sebagai pria 40 tahun yang masih tinggal dengan orangtuanya. Sifatnya Masih seperti anak kecil, seperti Bang Jhoni di film Umpang Breuh?
Tapi kadang karena terlalu terpaku pada peran pembantu (supporting Actor) mereka main difilm yang peran utama, mereka jadi tidak bagus. Contoh seperti film-film martin lawrence. 

Zach adalah artis yang spesial di Hollywood. Tidak ada artis lain yang bisa menirunya. Dia  biasanya berperan sebagai orang bodoh tapi serius. Misalnya saat dia di film Hangover 1, di Las Vegas ada casino namanya Cesar Palace, dia menanyakan “apakah benar Julius Cesar tinggal disini?” dan biasanya dia di film sifatnya seperti anak-anak dan bisa menirukan anak-anak menangis dengan baik.


Dia pernah curhat, sangat susah tinggu tl di Hollywood kalau kamu gendut, jenggotan dan tak bisa main di banyak peran. Tidak seperti keanu Reeves, Brad Pitt, Leo, Jhony Depp dan aktor ganteng lainnya yang mudah mendapat peran setiap tahun, malah bisa menolak dalam sebuah proyek  film, Lalu akan dapat lagi proyek lainnya.


Zach juga menjadi Host dalam sebuah akun Youtube atau mungkin sudah diputar mingguan di TV amerika. Judul acaranya Between two ferns. Di acara itu dia mewawancarai artis, politisi dan para pekerja film, kadang tidak didengar sehabis dia tanya, kadang dia akan mengejek dan menanyakan hal-hal yang sangat pribadi pada tamunya. Tapi tidak tertawa, hanya yang nonton saja ketawa. Dia bahkan bisa mengejek Obama Presiden Hitam dan Hillary Clinton juga dia ejek diacara yang menurut para tamu Cuma beberapa episode saja yang lucu. Dia juga kadang-kadang menulis. Berikut postingan tunggal di websitenya:


 I am from the foothills of North Carolina. I now live in the mountains of that state. And also live in Brooklyn. I come from a strong family. I enjoy tractors and red wine. I feel that living your life in contradiction keeps one confused and happy. I dislike those that litter. Sometimes I like to go to the zoo and ride on the backs of bison. I dream of Iceland from time to time. It makes me laugh when people miscommunicate. I like walking over bridges and hate Donald Trump or anything like him. The entertainment business is both poison and honey. I drive a Subaru. It is an automatic. I cry sometimes in that car. I perform my routines around America.
Thanks so very much for your time,
Zachary Knight Galifianakis

Thursday, November 10, 2016

Kubo And The Two String: Cinta Kakek Yang Salah

Tags



Akhirnya ada film kartun yang artistik dan mempesona di akhir tahun ini,  yang setelah saya lihat behind the scene-nya rupanya hanya dibuat di satu lokasi, sebuah studio mini di perkampungan Hollywood mengandalkan lipatan-lipatan origami dan seni landscape dan rekayasa animasi. Film jepang berdurasi satu jam lebih ini,
Raja bulan punya tiga orang putri yang kuat luar biasa. Dua orang loyal pada ayahnya yang hidup di syurga yang ditugasi menjaga bulan? Lalu di bulan dan sekitar bumi ada tiga senjata yang kalau mendapatkan semuanya bisa jadi orang terkuat di bumi. Yaitu unbreakable sword, baju emas samurai dan helem samurai.
Lalu seorang lelaki bernama Hanzo, berhasil ke kuil bulan dan ingin mendapatkan senjata itu, dia sudah merencanakannya sejak lama, bahkan di dinding rumahnya terlukis armor-armor itu dan dimana lokasinya. 

Pedang Unbreakable sword tertancap di kepala raksasa tengkorak, baju emas tenggelam di dasar laut penuh monster dan helem di menara desa. 

Ayah kubo adalah manusia yang jatuh cinta pada dewi bulan, anaknya raja bulan. Dan mereka lari dan menikah lahirlah kubo, tapi kedua kakaknya memusuhi mereka dan karena raja bulan murka. Terjadilah pertempuran yang memakan korban, sampai Kubo menjauh dari kakak dan kakeknya untuk tinggal di desa bersama rakyat jelata.


Sedangkan kakeknya yang masih murka putrinya menikah dengan manusia menyuruh dua putrinya untuk memburu Kubo, Kakaknya pun menjadi V for Vendetta, yang memakai topeng Anonymous, mencari kubo kemana-mana karena kakek suka matanya. 

Sementara di Desa kubo menjadi tukang cerita, dengan sebilah gitar dia bisa menggerakkan kertas origami dan membentuknya menjadi makhluk-makhluk bergerak untuk menghibur. Tapi Kubo hanya bisa berkeliaran sampai sore, karena para keluarga bulan ini punya kelemahan yaitu tidak bisa melihat kalau siang hari.

Tapi suatu hari Kubo pulang malam, disitulah mulai ceritanya menegangkan. tidak jelas kenapa Kubo lari dari kastil bulan, dan kenapa judul filmnya Kubo and two string, karena di gitarnya senarnya ada tiga, salah satu senar rambut ibunya. biar lebih jelas, nonton saja sendiri.
Film ini Raja bulan diisi suara oleh Raphl Fiennes yang bermain sebagai Lord Voldemort di Harry Potter. Sedangkan Ibu Kubo yang heroik diisi oleh Charlize Teron. Film segala usia ini sangat cocok dinonton oleh segala usia.

Wednesday, November 9, 2016

Na Tajak Na Raseuki Institute



Rejeki itu misteri Allah. Tgk Hamdanuddin, ustad yang sering saya mengaji dengannya masih heran kenapa dia bisa buat rumah dan beli mobil. Darimana dia bisa dapat uang padahal dia tidak kuliah, diatidak punya perusahaan dan bukan pegawai pemerintah. Semua itu rahasia Allah. Dia malahan bulan depan mau Umrah.

Saya pikir hari ini saya tidak bisa mendapatkan kopi, karena semiskin-miskin orang Aceh adalah tidak bisa minum kopi pagi. Walaupun tanggal muda. Gaji disekolah Cuma puluhan ribu sudah habis untuk ke Banda Aceh kemarin. Kini Gaji kantor belum cair juga gaji PPS belum menampakkan batang hidungnya. Kata orang kantor camat lagi amprahan.


Jarak warung kopi juga jauh, walaupun sudah langganan tapi tidak berani berhutang, karena bukan perkara nyawa atau kelangsungan hidup. Kan kalo gak ngopi masih hidup juga kalau panjang umur. Maka disebabkan hujan berkepanjangan sejak kemarin dan capek sekali hari senin pagi harus kembali ke Sigli dari banda Aceh ditengah hujan lebat. Maka dari itu sampai ke Sigli masih ada sisa uang 15 ribu. Sampai kerumah makan pagi, jam 10. Lalu ke warung kopi. Lalu karena hujan sampai sore, harus makan dan habis uang saat pulangnya.


Dan terjadilah hari ini, berbaring disinni, dikammar, sambil merenungi pagi. Yang ada matahari, yang tidak hujan tapi tak bisa mengopi. Karena tadi.


Memutuskanlah pagi ini setelah sarapan, untuk tidur lagi. Karena pepatah ustad alah lupa namanya, beliau ngajar di RIAB dulu, lucu orangnya dan sekarang sudah dosen di UIN. Beliau bercerita, ada kawannya dulu saat di LIPIA. Menulis di dinding kamarnya.

“Lebih baik tidur kelaparan daripada bangun menambah hutang”

Maka tidurlah sampai tiba-tiba sebuah telepon dipanggil, eh. Suara dering telepon. Dering telepon adalah lagu Azkil berjudul Khaab. Bahwa di layar tertulis Ihksan PKK. Dia mengatakan menyuruh saya kerumahnya.


Jreeng..saya pun mandi dan menuju tempat beliau, rupanya disuruh kerja buat memastikan sama kelurahan dimana-mana saja spanduk paslon gub dan wagub, bup dan wabup boleh dipasang.


Sudah kerumahnya, lalu saya disuruh ke kantor Kelurahan, disanalah kopi berada. Kopi adalah benda cair di kantor lurah. Di bungkus dalam plastik transparan, terikat karet gelang, terasa panas kalau di pegang. Dengan serta merta mulut berkata “bolehkah saya minum kopi ini?”

orang-orang yang mengurus surat dikantor lurah menatap. Sungguh tidak malu anak ini, anak siapa ya? Saya pastikan mereka tidak mengenal ayah saya. Jadi saya teguk saja kopi dengan gelas yang tersedia disampingnya.


Kopi terminum dan ada kue disampingnya tapi sedikit dan mungkin jatah pegawai, bukan jatah saya jadi saya biarkan. Lalu setelah diskusi sana sini sama pegawai kantor lurah, suratnya siap dan disuruh ke kantor kecamatan.


Kantor camat adalah rumah yang besar, bersembilan kamar, berpuluh pekerja, tapi yang terlihat disana hari ini selasa delapan november tahun dua ribu enambelas, hanya dua orang. Pak Jol yang gelisah. Dia terus berbicara tentang banyaknya kerja yang harus dia kerjakan. Dalam pengamprahan gaji kami, para karyawan musiman bidang PPS (panitia pungut Suara).


Sambil dia bicara saya memungut surat kabar. Di bawah surat kabar ada kue pagi yang tak dimakan karena banyak pegawai kantor camat pergi berdoa ke samping kantor karena ada orang meninggal.

Sering kali kejadian saat-saat masa paceklik begini, saya pergi saja kemana biasa. Misalnya kesekolah tempat saya bekerja. Kadang ada tugas prakerin yang tak bisa guru lain. Prakerin itu praktek kerja industri, yang siswa kami biasa laksanakan karena kami sekolah kejuruaan. Setiap guru prakerin diberikan uang transport untuk anak-anak yang mereka monitoring. Saya kadang kena tiga tempat jadi tiba-tiba hari yang pergi dengan  kantong kosong, pulangnya jadi berisi. Na Tajak, Na Raseuki!