Wednesday, December 28, 2016

Ae Dil Hai Mushkil : Hati yang Tak Pernah Patah, Tak Bisa Membuat Puisi Bagus

Tags


Kerinduan akan film india semakin menjadi-jadi setelah tak ada film lebih bagus dari Bajrangi Bhaijaan. Akhir-akhir ini film yang dikeluarkan Bollywood kurang menarik, walaupun Salman Khan dan Ajay Devgan jadi pemeran utamanya, walaupun kata para perawi hardisk ada film bagus seperti Drisham, tapi saya sudah tebak setelah menonton filmnya beberapa menit, film itu meniru film Spanyol, Volver.

Akhirnya penantian lama sedikit terobati malam tadi (27.12) setelah Ae Dil Muskil keluar yang bluray-nya di situs torrent. Film yang disengajakan keluar di hari diwali ini merupakan drama india mainstream, masih banyak syuting diluar negeri dan sedikit di Lucknow, India. –Scene Pernikahan aja.-
Dj Ali


Menghadirkan aktor India sepanjang masa Shahruk Khan, Aiswarya Ray dan diperankan aktor india masa modern Ranbir Kapoor (Ayan), Alia Bhat, Anushka Sharma (Alize), aktris yang tak terkenal tapi mirip Angelina Jolie (Lisa), model tidak pandai akting dan tampil sesaat dibeberapa menit awal (dokter)  dan aktor yang hanya saya lihat di film Khobsurat yang jadi pangeran itu, kalau kalian nonton (Dj Ali) kalau tidak salah namanya Fawad Khan.

Berawal film ini selama 17 menit meniru film Before Sunset. Film yang hanya ngomong-ngomong tentang bermacam hal, filosofi, orang-orang dan lain-lain. Lalu di menit 18 baru film ini berubah.
Ayan dan Alize yang bertemu di Eropa –lupa saya, London entah Paris-,  setelah berbicara selama 17 menit di bar merencanakan memperkenalkan pacarnya keesokan malamnya.
SRK cuma tampil semenit?


Disitulah mulai konflik, saat Ayan dan Alize sepakat membawa pacarnya untuk double date. Apa yang terjadi permirsa?
Bagi penyuka action mungkin tak suka film ini, tapi karena tak ada india lain, dan akting Anuskha sudah mulai baik dan lucu difilm ini, saya memaksa membuka mata selama dua jam 30 menit untuk film ini.



Setelah kejadian di double date –Kejadian apa? nonton sendiri!-, Ayan dan Alize mulai dekat dan ke kota-kota dunia untuk mereka ulang film-film India 80-an karena itu –something in common- mereka.

Lalu saat hampir saling jatuh cinta muncullah sang pangeran di sebuah bar, Dj Ali. Rupanya Alize sangat mencintai Dj Ali, bahkan sudah mentato nama pria brewokan itu di lengannya. Tapi mereka sudah putus. Yang sebabnya saya tak tangkap di film. Pertemuan di Bar itu menghancurkan Move on Alize yang dirangkai sedemikian rupa  dengan mengasingkan diri ke Eropa.
Para Pemeran Utama

Ayan telah patah hati dengan pacarnya yang dulu, yang selingkuh. Kini patah hati lagi setelah mengetahui Alize CLBK dengan Dj Ali. Lalu lebih hancur lagi hatinya menjadi partikel-partikel setelah Dj Ali dan Alize menikah beberapa bulan lagi. Betapa hancur hatinya setelah Alize menelpon untuk ditemani di hari pernikahan karena Ayah dan Ibu Alize telah mengusirnya dari rumah dan tidak ada pihak keluarganya yang akan hadir di hari pernikahan. Maka tak ada pilihan lain bagi Ayan.

Walaupun menyanyi lagu sedih di hari pernikahan, Alize tetap memilih Dj Ali. Dan Ayan kembali sakit hati dan pergi melanglang buana untuk mencoba peruntungannya didunia musik, bertemu Aiswarya Rai dan sudah sedikit bisa melupakan kisah hidupnya yang menyedihkan.  Aiswariya Bachan bilang kalau tidak  patah hati, tidak bisa membuat puisi yang indah. 
Artinya gak tau gue gan!

Lalu – lagu yang puitis di film ini dinyanyikan  oleh Arijit singh lagu-lagunya menurutku lumanyan bagus, walaupun tidak sebagus Aashique. Buat yang patah hati, pernah patah hati  atau hatinya mau dipatahkan, boleh menonton film ini. Seperti memang jargon film ini di trailernya “Celebrate Love, Celebrate Heartbreak.”



EmoticonEmoticon