Wednesday, January 25, 2017

League Of Gods 2016: Avenger Versi China

Tags


Tidak mau kalah dengan Hollywood yang membuat film God Of Egypt, Chinawood membuat tiruannya League of Gods.  Film ini adalah gabungan cerita klasik China, dipadukan dengan  teknologi animasi terbaru. Mungkin film ini meniru jargon terkenal dalam dunia enterpreneur  “Amati, tiru dan modifikasi.”
Film sarat  dengan animasi bahkan beberapa tokoh dianimasikan seperti Nazha yang ditambah tanggannya saat berantam dan Fan Bing Bing ada ekornya, spesial effect juga tidak lepas dari semua adegan, Jet Li yang sedang sakit difilm ini sangat terbantu dengan spesial efek, karena dia tak perlu berantam sungguhan di film. Bagi pencinta film fantasi, film ini memanjakan mata kita. Sangking banyaknya animasi, kita jadi gak tau setting film ini dimana, apa di angkasa, di dalam laut apa di bumi. Aktornya pun bisa terbang, bisa berantam sambil melayang dan pemeran utama bisa juga mengeluarkan aliran listrik dari tangannya, mungkin beliau bisa kerja di PLN setelah pensiun.

Bacar artikel terkait: Yah 

Film ini Meniru Captain Harold karena ada banyak kapal laut yang bisa terbang di udara, mungkin tidak dibuat jet karena mungkin sutradara ingin film ini tetap di jaman belum ada pistolnya. Juga meniru avatar karena pahlawan di film ini mirip Aang the last air bender, atau anggota suku yang bisa terbang terakhir yang tersisa didunia, dan misinya ingin membuat kedamaian dunia.


kisahnya, seorang anak raja yang jahat di dunia  ini ingin menguasai dunia, dia kemudian ikat perjanjian dengan siluman yang paling kuat black dragon, dan menikah dengan ratu rubah ekor sembilan yang siluman kuat juga, -ratu ini sedikit meniru modusa-. Banyak suku yang unik-unik di dunia yang sudah dia hancurkan demi mewujudkan cita-citanya ingin menjadi yang terkuat. Misalnya suku orang bisa terbang, suku manusia bisa menghilang dan lain-lain.


Meniru avatar  saat ada pengendali tanahnya, yang bisa mengerakkan tanah kemana dia suka, tidak seperti si Tough tapi, kadang pengunaannya belum profesional karena mungkin baru film pertama.  Kalau pengendali tanah di Avatar bisa langsung tepat sasaran mengenai musuh, tapi ini sudah mati beberapa kawan, baru di pakai dengan benar untuk ngalahin musuh. 



Emas masih menjadi warna dominan di film ini, karena mungkin biar gak kalah sama emas di film Gods of Egypt. Dan emas mungkin warna yang paling mudah dilihat.

Tapi tuduhan yang diatas, rupanya salah. Film ini ada novelnya tahun 60an di China, lalu difilmkan. Naca juga ada di film ini dan sama senjatanya seperti di film Nazha lainnya. Ada roda apinya yang bisa buat dia terbang. Aktornya banyak sekali dengan kekuatan berbeda-beda.

Sangking palaknya pihak hollywood ditiru filmnya, Imdb memberikan nilai Cuma 4,5. Padahal menurut saya fantasinya keren dan China sudah selangkah lebih maju menggabungkan aktor asli dengan animasi. Film Ini bisa menjadi prototipe untuk pembuatan film One Piece Live Action, karena sudah sedikit terbayang bagaimana pulau-pulau yang nanti akan Luffy kunjungi di film ini.

Friday, January 20, 2017

The Red Turtle: Jika Tak Ada Teman Manusia, Ada Kura-Kura Yang Setia

Tags


Ghibli kembali merusak pasar perfileman animasi setelah meluncurkan The Red Turtle. Film yang tenang, tak ada dialog, hanya suara-suara alam. ini menduduki peringkat ke 6 IMDb tak turun-turun.  Berkisah tentang seorang malah tak ada namanya, yang di scene utama terombang ambing dilautan lepas. Perahunya terjungkal dan dia tiduran diperahunya yang terbalik itu sambil menunggu badai reda. Terbangun sudah disebuah pulau yang tak berpenghuni. 
Verenang dengan Pura-pura

Setelah memastikan tak ada orang, dia ingin kembali berlayar ke daerah asal. Dia mengumpulkan bambu, kebetulan di pulau itu, pohon bambu-lah yang paling banyak. Ditemani beberapa ekor kepiting. Dia berusaha membuat raket bak pisang.. eh rakit dari bambu. Tapi selalu saja pas sampai ke air, perahunya ditabrak sesuatu dan jadi hancur deh...
Raket bak pisang, salang rangkileh. eh kaleuh tajeumerang, keupe lom di raket paleh

Dia bertahan hidup dengan memakan buahan dan air dari pohon yang ada di pulau. Nama pulau tak ada, nama tokoh pun tak ada. Tiban film? Akhirnya sudah tumbuh jenggot dia masih di pulau itu, pantang menyerah dia membuat lagi rakit bambu, kini lebih besar, tapi sampai ketengah laut, juga dirusak lagi oleh makhluk laut yang besar. 
Neu peu ek lon bang!

Setelah Cek dan ricek, rupanya yang merusak perahu dia selama tiga kali adalah seekor kura-kura. Karena seperti pepatah mengatakan kura-kura dalam perahu. Apa hubungannya?
Dia putus asa dan berenang lagi ke pulau dan berusaha hidup disana. Suatu hari, kura-kura merah meutuah itu berjalan pelan ke pulau. Dia memukulnya dan membalik kura-kura itu supaya tak bisa jalan lagi. Lalu malamnya menyesal dan mencoba merawat kura-kura. Membuatkannya rumah dan memberi makan.
Anehnya kura-kura itu setelah beberapa hari berubah jadi wanita. Berambut merah seperti cewek di film Brave, tapi di brave 3D ini Cuma 2 D. Setelah memberi wanita ini baju sebagai mahar, mereka pun di scene selanjutnya hidup bersama dan punya seorang bayi laki-laki, tetap tak ada namanya. Ugh!
Siapa nih?

Jika tuan-tuan dan puan-puan lelah dengan film yang menegangkan, eh..tapi ini ada adegan menegangkan juga pas anak kecil itu jatuh di tebing dan pas Tsunami menghantam pulau ini. Film yang senyap ini menenangkan, mengharukan dan sedap dipandang mata. Tak perlu banyak berpikir menontonnya, kita enjoy saja.

Bagi yang tak sempat minum vitamin sea, boleh menonton film ini untuk menemani hari. Film yang mengingatkan kita tentang tsunami versi animasi, film yang memberi kita pemahaman baru tentang bahwasannya tidak semua film perlu aktor yang wah untuk mengisi suara, dan ada juga loh film yang tak perlu nama pemain dan dialog.

Sunday, January 8, 2017

Teuraceu Alue Putek, Gampong Hujan dan Durian

Tags


Pernahkan kamu melihat lutung? Ituloh monyet abu-abu tua berekor panjang. Binatang itulah yang menyambut kami, memantau kami bagai CCTV di pepohonan disepanjang jalan yang membelah hutan Beungga. Perjalanan kali ini harus ditempuh dengan kaki ayam. Karena suasana hujan dan jalan bechek tak ada ojhek. Kalau kepergian saya sebelumnya, jalan kering dan bisa memarkirkan motor beberapa meter dekat air terjun,  kepergian? Apakah itu kata yang cocok? Ya memang dua minggu lalu saya kesini dengan Tgk Zian Mustaqin, empunya ceritapidie.com.
Penampakan air dari kamera amatir

Kali ini saya menguras keringat kesana bersama tiga orang teman, sang patner sejati Akbar Rasfanjani, Rayyan dan satu lagi lupa namanya. Mendengar ada air terjun di Pidie yang dekat dan masuk ke hutan hanya sebentar, mereka berdua yang juga aktivis media sosial laju bergabung dengan kami, yang mau syuting Rio de Jaksiuroe. 
Walaupun Sudah Kuliah, pria ini tidak lupa shalat

Mendung yang mewarnai langit tak menyurutkan semangat kami melintasi jalan Banda Aceh – Medan, lalu jalan Bereunuen- Tangse, tapi sampai di Kemala, semangat kami surut juga. Hujan sebesar-besar kacang keledai membuat kami singgah dipinggiran irigasi yang mengurai air sungai Geumpang. Kami berbincang-bincang dari yang penting sampai gak penting menunggu hujan reda.
Hujan mengurangi rinainya dan mempersilahkan kami melanjutkan perjalanan, jalan yang basah menambah pemandangan menjadi indah. Disamping kiri sungai berbatu membelah daratan disamping kanan gunung yang tinggi menjulang. Maka kalau tuan dan puan mau ikut juga naiklah ke jembatan layang pertama kali jumpa. Di sebelah kanan kalau dari kota Beurunuen.
Sutradara Rio De Jak Siuroe sedang merekam asap, siapa yang lagi merokok ditengah hutan
Kami membeli durian dan membuka dengan orang kampung akan percakapan, menanyakan apakah jalan ke air terjun aman. Orang kampung bilang baru saja hujan, boleh kesana asal mau becek-becekan. Kami pun berjalan. Walaupun setelah terengah-engah baru menyesal apa yang kami lakukan.
Merekam para perekam

Jalan yang kalau dengan motor hanya memakan waktu 10 menit saja, dengan dua tanjakan yang tidak terlalu tinggi. Kita harus dua kali menyebrang aliran sungai lalu sampailah di lokasi. Air terjunnya memang tak terlihat di ujung jalan buntu itu, kita harus sedikit berjalan kaki ke pinggir sungai, lalu satu menit kita akan langsung melihat air terjun yang indah ini.
Air terjun ini bukanlah sumber air untuk sungai besar, tidak seperti air terjun Lhoong ataupun Air terjun Pria laot di Sabang, tapi sungai besar tetap mengalir seperti biasa di sampingnya. Air terjun Alue putek hanya sebagai subjeck pelengkap penderita sungai Beungga. Eh?



Tidak hanya air terjun dan keramahan warga yang ditawarkan di Beungga ini, tapi juga durian kalau  lagi musim. Varian durian memanjakan lidah kita, di jual disepanjang jalan dengan harga murah, hanya berkisar 15-20 ribu perduri, pandai-pandailah menawar pada pembeli.




Wednesday, January 4, 2017

The Accountant: Pemanasan Batman Untuk Justice League

Tags



Awalnya tidak mau menonton film ini walaupun sudah download, tapi Khalifah Hilal toxx dan fathul Qarib menyebutnya dalam status facebook mereka, jadi saya penasaran dan ingin tahu siapa Solomon Grundy. Yang disebut di status mereka Salomon Grundy, Born on a Monday, C*****d on Tuesday, Married on Wednesday, Sick on Thursday, Worse on Friday, Died on Saturday, Buried on Sunday. 
Tasnya Gak Matching Om!

Ternyata Salomon Grundy adalah kata-kata untuk penenang si pemeran utama film ini, Cristian Wolff. Film yang Berkisah tentang seorang anak yang menderita autis, yang punya kemampuan khusus membuat semua rapi dan saat dewasa bisa menghitung uang yang sangat banyak para mafia dunia yang uangnya, kadang tidak disimpan di Bank.
Sejak kecil dilatih sama ayahnya yang berlatar pelatih militer membuatnya selain bisa menghitung juga bisa berkelahi dan memegang berbagai keanekaragaman senjata. Latihannya juga mengambil tempat di Indonesia, juga sangat bangga kita sebagai bagian dari NKRI saat Wolffkecil mengucapkan “Tidak apa-apa lanjutkan saja!”
Batman ada brewoknya


 Unggul dalam berakting, menulis naskah dan menyutradarai membawa Ben Affleck ke Banyak film, dari yang merebut hits di tahun 90an : Armageddon (1998) sampai adaptasi ke dunia nyata komik DC United yang akan keluar tahun depan Justice League yang menggabungkan Batman, Superman, Wonder Woman, Flash, dan Lain-lain di satu film.

Karena menulis di papan tulis terlalu mainstream

Ben, yang seharusnya dari namanya hanya akan menjadi paman dari Spiderman untuk Marvel, menulis naskah film yang melambungkan nama Matt Damon, Good Will Hunting. Yang juga berkisah anak dengan kelainan mental tapi dapat memecahkan rumus matematika yang sulit. Saya pikir film the Accountant ini juga dia yang tulis, rupanya bukan, dia hanya jadi pemeran utamanya saja. Selain aksinya yang menegangkan  film ini juga punya pesan moral yang mendalam tentang bagaimana menangani anak berkebutuhan khusus.  
Ada papan pengumuman kas desa di belakang.

Disini ditampilkan perusahaan kekinian Living Robotic, entah ini perusahaan fiksi atau emang ada, memproduksi tangan dan kaki palsu yang bisa digerakkan. Telah memberi harapan dan mengembalikan percaya diri jutaan orang. Setelah berkerja untuk para orang-orang yang paling berbahaya di dunia, kali ini The Accountant yang ingin menghitung pengeluaran dan pemasukan di perusahaan bersih, dia pilih living robotic. Dengan sedikit pemaksaan akhirnya perusahaan itu mengizinkan. 

Lihat apa Dek?


Supaya filmnya tidak membosankan, sutradara menambahkan seorang cewek mungil bersuara bagus, pernah dipercaya untuk mengisi suara di film kartun musikal Trolls (2016) dan leading vocal di film Pitch Perfects. Anna Kendrick nama manusia yang berambut pirang berjenis kelamin perempuan tersebut. Dia bekerja juga sebagai Accountant, tapi biasa saja. Tidak pandai seperti anak muda. Malah dia menyusahkan anak muda, dalam membunuhi bandit yang berusaha membunuhnya. disini kita akan lihat betapa kecilnya dia, karena mungkin para aktor pria pasukan musus yang mati sekali tembak berbadan tegap semua?
Nyoe sige teuk kupeuigat, han neubi kutimbak!

Saya lupa kenapa film ini ada tembak-tembakannya. Mungkin karena Wolff bekerja untuk  mafia berbahaya dunia, dia juga di kejar oleh musuh-musuh mafia itu. Juga ada mafia Italia yang dia bunuh bernama Tony Bazzano, lupa saya sebabnya apa. Mungkin karena dia ada senjata? 
 
Memandang sebelah mata
Aksi bunuh-bunuhan pertama terlihat di video FBI yang menampakkan Wolff membunuh dua orang dengan pisau di depan sebuah komplek pertokoan. Aksi ini  Batman banget! karena Batman memang dibuat bukan pandai sekali berantam, tapi punya peralatan yang lengkap untuk pertarungan jarak dekat.
Film ini bagus untuk Afflek di sela-sela dia syuting untuk film Justice League yang dipersiapkan untuk rilis tahun depan, tidak tanggung-tanggung. Pihak DC comic mempersiapkan dua film, satu tahun ini dan satu untuk tahun depan. 
Topeng Batman di ganti sama kertas


Sama dengan Batman, Affleck disini juga punya “Gua” yang dijadikan tempat semua persenjataannya, sayangnya tidak ada Alfred yang menyuguhkan kopi, hanya suara cewek yang melayani dan bertugas menjadi sekretaris kalau ada tawaran pekerjaan akutansi. 
Guru kuliah cara ngomong dengan Mafia


Bat Mobile di film ini adalah mobil double cabin, yang dipakai untuk kerja dan menemui klien yang mau dihitung uangnya. Sesekali Wolff tiduran dibelakang double cabin, entah untuk apa, kadang pesan dari produsen mobil untuk di film ini mobilnya dipakai untuk di promosikan.

Dari segala sisi film ini layak ditonton penggemar film aksi karena ya.. seperti film aksi selayaknya. Anak mudanya standar seperti anak muda di Jhon Wick, Taken, dan Bourne series dan lain-lain. Endingnya juga keren, agak sedikit twist.
 
Bonus, Pimred koran tempat Spiderman kerja