Pesan Kepada Penulis dari Oscar Semalam



Perhelatan akbar oscar baru saja usai semalam. Film yang menang adalah film yang ditulis dengan apik oleh para penulis dan original score. Jangan hanya penulis sekenario, penulis yang akan dibacakan oleh pembaca nominasi juga masih perlu.


Novel bagus masih difilmkan sampai hari akhir dan akan diingat. Acara oscar semalam yang tidak sempat saya hadiri, karena duluan disuruh mama untuk menaruh piring kedalam rak yang sudah mama cuci, acara ini oscar terpanjang dalam sejarah, 3 jam lebih, seperti film kuch kuch hota hai.
Masih ada cinta diantara Ben dan Casey walaupun Ben Affleck telat disebutkan oleh adiknya yang menang oscar sebagai aktor terbaik padahal Ben sudah lama dan lebih banyak main film dari adiknya itu.


Malam ini sangat mengejutkan, kalau dulu paling satu film mendapat enam oscar, kali ini film musikal La La Land menang lebih dari enam oscar. Musiknya, sutradaranya, aktris utamanya, cinematography nya dan lain-lain.


Film tidak hanya kamera dan pemain. Disitu juga dinilai kostum, sinematografi, skript, spesial effect, komputer effect, dan gak tahu lagi pokoknya bisnis perfileman yang sudah 89 tahun diberikan penghargaan bergengsi ini melibatkan ribuan orang dari artis,aktor, musisi, designer, penulis skenario, kameramen, teknisi dan lain-lain.


Tidak peduli orangnya dari mana, dari Afrika kah, dari Swedia kah dari swiss kah. Karena negara itu cukup banyak pemenangnya malam ini. Kabar baik juga untuk kaum muslimin, orang islam menang malam ini, Maharsela Ali entah namanya. Dia main di satu film yang masuk kategori oscar juga cinematografinya, judul film itu Moonlight.

Yang di bully di Oscar kali ini adalah Matt Damon, yang bermain di banyak film tapi belum pernah menang oscar, Bullian kepada Matt Damon juga berhasil membuat Ben Affleck tertawa sampai keluar air mata, Ben Affleck yang pernah dihujat karena memerankan Batman dan menulis sekenario untuk film bersayap itu juga di ledek netizen karena tidak tertawa malah sedih di pembacaan academy award nomination tahun lalu, malam ini dia berhasil tertawa sampai nampak giginya..



Jadi untuk pada penulis Indonesia, masih ada kesempatan untuk memenangi oscar. Tulisan anda dinanti untuk difilmkan. Tapi tentu saja cerita sederhana yang original, karena banyak cerita di indonesia yang lebih indah dari Manchester by the Sea.

Popular posts from this blog

Ae Dil Hai Mushkil : Hati yang Tak Pernah Patah, Tak Bisa Membuat Puisi Bagus