Friday, April 28, 2017

Raees; Usaha SRK yang Tidak Halal

Setelah tidak menonton satu film pun selama beberapa hari, saya akhirnya menonton satu. Tidak menonton film karena kesibukan yang baru, yang harus pergi ke tempat kerja dari jam tujuh dan pulang setelah zuhur. Siangnya kalau ada waktu tidur, kalau ada kawan ajak mengopi, ngopi. Kalau tidak tidur. Kalau sore ada main bola setiap hari, karena mau ikut kompetisi. Malam sudah capek, tidur lagi, melanjutkan sisa waktu siang.

Aktris Pakistan yang dihujat negerinya

Akhirnya menonton Raees 2016. Menonton karena di rekomendasi oleh Tgk Ikhsan Efendi dan kawan-kawan. Film dua jam lebih menceritakan tentang penjualan miras, atau mirasantika yang didengungkan oleh Rhoma irama beberapa dekade lalu dan lagu itu menyelamatkan beberapa generasi muda tapi tidak bisa menyelamatkan sendiri anaknya.
Film ini membangkitkan kembali ingatan kita tentang bangsa Gujarat yang berdagang mengalir dalam darah mereka. Di beberapa literature juga kita baca bahwa bangsa Gujarat yang membawa Islam ke Aceh.


Keyword di film ini adalah Bagi kami, tak ada usaha yang kecil.
Dan tak ada keyakinan
yang lebih dibandingkan usaha, Selama tak menyakiti siapapun.

Disini Shahrukh Khan kembali ke jalur yang benar setelah beberapa film ke belakang agak kurang. Dia kembali gagah seperti di film Ashoka, dan kembali romantis seperti di film Kuch-Kuch Hota Hai.

Film ini jua mengingatkan kita pada usaha Pablo Escobar menyelundupkan narkoba dari kolumbia ke seluruh amerika, kalau tidak bisa dengan darat dia tempuh dengan menyewa pesawat, bahkan pernah sangking hebohnya “beliau” menyewa kapal selam untuk mendistribusikan barang haram itu.

Tapi lingkup film ini kecil, hanya narkoba antar India dan Pakistan saja. Film ini sempat memunculkan gejolak antar dua negara, karena aktris Pakistan beradu akting dengan Shahruk Khan disini bermain. Dan itu tidak boleh, seperti perkawinan Sania Mirza dengan pemain kriket Pakistan, Shoaib Malik. Gak tau kasus ini, cari sendiri di google.


Film ini juga dibintangi aktor jelek india yang sedang naik daun Nawazuddin Siddique. Walaupun hitam, berkumis dan kurus dia berhasil memikat pencinta bollywood di film yang dibintanginya sejak Gang Of Wayseppur, Bajrangi Bhaijan dan The Lunchbox. Disini dia berperan sebagai polisi jujur yang ingin menghanguskan peredaran miras di India.

Berhasilkah dia? Karena ini besar loh, seluruh Fatepura itu, kampung yang ada shahruk khan sebagai Raees disini sudah menjadi desa yang seluruh warganya mengagumi dan melindungi Raees bagai dewa penyelamat desa. Kayak mafia yang biak hati pada warga desa dan jahat pada pesaingnya.

Ini juga membuka sedikit korupsi tersembunyi di beberapa negara, para pengedar, bos narkoba bekerja sama dengan polisi, pejabat dan petugas kebersihan untuk menjalankan bisnis mereka.wait? petugas kebersihan?

Mirasantika menjadi musuh besar negara-negara. Memperkaya para mafia dan membunuh banyak sekali warga. Banyak yang kaya dengan uang haram dan membuat generasi mereka tidak barokah, dengan akhlak yang pecah dan anak-anak menjadi kehilangan arah, akan merusak masa depan mereka yang seharusnya cerah.

Menurut waled Nu, Narkoba terus dikirim ke Aceh untuk merusak generasi Aceh. sementara jantung, hati dan beberapa organ lain sudah bisa di tranpalasi tapi otak belum bisa diganti, makanya pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab mengirim narkoba ke Aceh untuk merusak otak anak muda bangsa Aceh.











EmoticonEmoticon