Monday, June 12, 2017

La La Land: Terwujudnya cita-cita namun Cinta hilang asa nya.

Pertama sekali melihat judul filem ini ini beberapa website langsung bertanya-tanya, apakah ini film sejenis resident evil. Berlaku kalau kita lihat dari sudut pandang bahasa arab "la" artinya "tidak, jadi kalau "la la" artinya "tidak tidak". Sementara itu dari segi bahasa arab kita tidak bisa menterjemahkan "land" berhubung bahasa arab tidak punya kata "land", jadi kita terjemah via bahasa Inggris saja lah artinya "daratan/pulau" atau apalah terserah :).

Nah, usut punya usut, eh ternyata itu film musikal sejenis the beauty and the beast. Lumayan seru filmnya, bagus menurut pendapat banyak orang. Jadi film ini bermula dari sebuah kemacetan di atas jalan layang yang mana semua orang terjebak macet dan mereka menyanyi dan menari di sana. Lantas pemeran utama nya ada di dalam mobil berwarna cokelat, dan pemeran utama yang satunya lagi di mobil putih di depan mobil cokelat itu. Ini bukan filem fest tu ferius yes.

Singkat cerita mereka bertemu dan bernyanyi bersama. Kalau kita bandingkan dengan filem India, menyanyi dan tariannya berbeda, iya iya lah jelas beda. Di la la land ini kebanyakan musik Jazz nya, jadi seru untuk di dengarkan sambil menyerumput secangkir kufi dan kue unibis.

Di filem la la land ini ada 2 pemeran utama, yang satunya cowok, dan yang satunya cewek. Cowok itu namanya Seb dan cewek itu namanya Mia. Mia dan Seb sama-sama tidak kenal. Mia adalah cewek yang gila ingin menjadi artis terkenal. Untuk bisa ikut dalam dunia persilatan per-artisan, dia ikut audisi sana sini, mulai dari akting ini, akting itu. Namun usahanya selalu kandas. Di sini lain Seb memiliki ambisi yang besar untuk menjaga originalitas Jazz, namun orang-orang sekitar nya tidak menyukai gaya musik seperti itu, ada saja halangannya.

Suatu hari Mia mendengar suara piano dari sebuah cafe. Seb yang memainkan piano tersebut ternyata sehingga membuat Mia terkagum-kagum. Di mulai dari situ mereka sering bertemu di beberapa tempat. Dari istu mereka mulai dekat dan bilang lah jatuh cinta. Tibalah pada suatu hari Seb seperti gagal dalam mengejar cita-citanya, dan juga Mia seperti tidak ingin menjadi artis lagi, hingga tiba sebuah undangan untuk Mia, dari entah siapa yang penting orang penting gitu dalam industri perfileman.

Akhir cerita, Mia menjadi artis, dan Seb pun memiliki cafe sendiri. iYes, mereka berhasil mengapai cita-cita mereka berdua, namun ... endingnya itu kurang asyik aja tapi sesuatu yang baru menurut kami. Apa pendapat kalian?


EmoticonEmoticon